Sudahkah Anda daftarkan blog Anda ke Blog Directory?



















































































artikel of designed with the beautiful airplane prints
artikel of the top manufacturers of airplane crib bedding
artikel of the airplane crib bedding sets
artikel of the massive expense of helicopters
artikel of particularly rewarding as almost every RC airplane modeller
artikel of model airplane setup to offer a professional service
artikel of inexpensive disposable 35mm camera to the bottom of your model aeroplane
artikel of strapping some sort of camera to the model airplane
artikel of RC model airplane pilot
artikel of Electric power for your model airplane
artikel for the hobby of RC model airplane flying
artikel of aerial photography and video using your RC model airplane
artikel of professional aviation before returning to aeromodelling
artikel of the military when they were flying in the very airplane
artikel of be careful about with your model airplane

Ongkos Biaya Produksi Artikel Oleh Penerbit

Ongkos Biaya Produksi Artikel Oleh Penerbit
Pembayaran uang-muka atas royalty memang merupakan suatu tradisi, walaupun bukan merupakan suatu keharusan yang otomatis dalam bisnis penerbitan artikel. Sesungguhnya pembayaran uang-muka mempunyai tujuan ganda: sebagai umpan dari penerbit untuk pemastian mendapat hak penerbitan, dan sebagai tanda sikap dan niat baik sungguh-sungguh dari penerbit kepada pengarang, berbarengan untuk memberikan imbalan sementara atas jerih payah pengarang dalam menulis karangannya.

Komponen-komponen ongkos yg termasuk di dalam ongkos produksi langsung sering juga disebut ongkos artikel, adalah semua ongkos selain biaya-produk langsung, yang harus dikeluarkan untuk menjalankan dan mengelola perusahaan seluruhnya. Biaya artikel ini dapat dikelompokkan dalam 4 bagian, sesuai dengan 4 tahapan operasional dalam perusahaan:
1 biaya umum
2 biaya umum penyuntingan editorial overhead
3 biaya umum produksi production overhead
4 biaya umum penjualan sales warhead.

Yang pertama harus kita lakukan ialah menentukan dan menginventarisasikan jenis nama pembiayaan di tiap bagian tersebut di atas. Pekerjaan yg cukup sulit selanjutnya ialah untuk menetapkan besarnya alokasi persentase ongkos umum untuk tiap sub-bagiannya. Kesulitannya terletak pada adanya variasi besar-kecilnya nilai andil pekerjaan pada tiap sub-bagian itu. Lagi pula, menurut kenyataan dalam praktek, masing-masing perusahaan mempunyai cara-cara sendiri mengenai pengalokasiannya yang sudah tentu disesuaikan struktur perusahaan volume produksinya.

artikel

artikel

artikel

artikel

artikel


Kita lihat misalnya, ada perusahaan penerbitan yang mempekerjakan separoh dari jumlah karyawannya untuk kegiatan penjualan distribusi dan hanya sepertiga saja untuk sektor editorial. Perusahaan penerbitan lain menggunakan enam puluh prosen dari karyawannya untuk pekerjaan editorial, sedangkan sektor penjualan distribusi hampir ditiadakan sama sekali, karena penjualan dan distribusinya dikontrakkan kepada perusahaan lain di luar perusahaan sendiri dengan imbalan pembayaran, misalnya dengan dasar sekian prosen dari omset penjualannya cara pembiayaan semacam itu bukan merupakan pembiayaan overhead.

Biaya umum artikel Overhead yg dimasukkan sebagai ongkos ini ialah semua pembiayaan pengurusan dan pengelolaan kantor dan gudang berikut isinya: Sewa Pemanasan Penerangan listrik Telepon Artikel-tulis alat-tulis lainnya. Reparasi Pembersihan Asuransi Bunga dari uang pinjaman Biaya bank Penyusutan Biaya akuntansi. Biaya artikel Editorial Overhead. Biaya umum artikel penyuntingan lebih kecil dibandingkan de ngan besarnya ongkos perusahaan. Yang dimasukkan sebagai ongkos penyuntingan ialah gaji pegawai staf bagian penyuntingan. Biaya advis yang diminta ke pihak luar. Biaya perjalanan untuk mencari naskah baru.

Alokasi penyuntingan biasanya berkisar antara 15 sampai 20 persen dari seluruh ongkos artikel. Biaya artikel Produksi Production Overhead Ke dalam ongkos artikel produksi tidak boleh dimasukkan ongkos pembelian bahan-pakai yg berkaitan dengan pembuatan produk. Yang termasuk dalam ongkos produksi antara lain ialah gaji dari beberapa tenaga pelaksana produksi yang biasanya merangkap beberapa fungsi sekaligus. Pekerjaan di sektor produksi yg dikontrakkan ke luar perusahaan lain, misalnya layout dan design oleh tenaga luar free-lance tidak dimasukkan sebagai biaya artikel produksi, melainkan masuk sebagai biaya-produksi-langsung.

Alokasi ongkos artikel produksi biasanya berkisar antara 10 sampai 15 persen dari ongkos seluruhnya. Di atas sudah disebutkan perkiraan alokasi besarnya persentase ongkos umum artikel dari tiga bagian yang pertama: untuk ongkos artikel perusahaan sekitar 5 untuk ongkos umum artikel editorial sekitar 2 0 untuk ongkos umum artikel produksi sekitar 15 jumlah. Dengan jumlah 60, masih tersisa 40, yang tentunya dialokasikan untuk ongkos umum artikel penjualan. Nampaklah, bahwa perbandingan alokasi secara proporsional berat condong ke sektor penjualan hal ini bukan karena pentingnya sektor penjualan, melainkan karena banyaknya jenis penanganan operasional di bagian penjualan ini.

Di bagian penjualan kita mengenal fungsi: staf penjualan di kantor kelompok wakil perusahaan representatives salesmen, yg harus mengunjungi para langganan toko artikel di dalam di luar kota. Untuk kelompok ini selalu diberikan gaji tetap, sering juga terdapat pengaturan pemberian komisi, provisi atau imbalan-imbalan jenis lain fungsi dan pembiayaannya dari kegiatan promosi, publisitas reklame, yang tidak hanya terbatas pada pemasangan iklan saja, me1ainkanjuga meliputi biaya pembuatan peneyebaran bermacam-macam folder, poster, prospektus, katalog, surat penjualan dan lain sebagainya.

Pembiayaan Dalam Penerbitan Artikel. Satu dari sekian banyak masalah dalam kegiatan menerbitkan artikel ialah masalah pembiayaan dan biaya. Beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan soal pembiayaan antara lain ialah
1 Bagaimana caranya membiayai kegiatan penerbitan artikel?
2 Bagaimana caranya membiayai penerbitan sebuah judul?
3 Bagaimana hubungan harga jua1-eceran dengan ongkos produksi?

Tujuan Umum Untuk dapat mengembangkan cara sederhana dalam penyusunan keterangan dan pembiayaan, yg dapat memberikan gambaran perincian teliti dari semua aspek operasional penerbitan pada setiap saat, diperlukan adanya:
1 Prosedur pembiayaan yg nyata dapat diterapkan pada semua judul yang diterbitkan.
2 pengumpulan angka keuangan untuk menampung omset yg makin bertambah, untuk mengurangi biaya umum artikel overhead costs, untuk selalu dapat mengawasi kualitas.
3 pengembangan prosedur keuangan yang dapat menunjang program penerbitan yang makin menjadi besar, tetapi sekaligus tetap terjamin sehatnya pembiayaan.

Pencatatan dan Penghimpunan Pencatatan penghimpunan yang benar diperlukan untuk:
1 manajemen yg sehat.
2 memudahkan pengontrolan dari persediaan dan perencanaan produksi penerbitan, terutama produksi dari cetakulang.
3 memudahkan pengontrolan atas modal-awal yg terbatas, atas uang pinjaman, dan atas uang yang diinvestasikan.
4 untuk digunakan sebagai sumber bahan pelaporan ke unit lain.
5 dapat menyiapkan laporan keuangan bulanan, kuartalan maupun tahunan. 

Read More...... [+/-]

 

Copyright © 2010 by: www.IndexArticles.com

Proudly Powered by: Blogger
Designed by blogtemplate4u.com | Blogspot Tutorial