Biografi Penulis
Drs. H. Umar Ahmad Tambusai lahir di Sedinginan Kabutapet Bengkalis - Riau, 27 September 1943. Anak ke lima dari enam bersaudara putra pedangan karet yang merangkap lurah ini, semasa di SMP dan SMA mengambil jurusan pasti alam sebagai mata pelajaran yang sangat digemarinya. Namun gelar sarjananya adalah dari disiplin ilmu sosial politik.
Mulai menulis puisi, artikel dan cerpen sejak SMP di Bagansiapi-api, yang dimuat dalam majalah Penyadar dan Mimbar Taruna di Medan, serta terbitan lokal yang bernama Pewarta Kita.
Dengan bakat dan hobby yang beragam, menyebabkan perjalanan karirnya menjadi unik. Sambil bekerja sebagai karyawan Kantor Deppen di Pekanbaru sejak tahun 1964, dia berhasil menciptakan mesin penetas tenaga minyak tanah yang berkapasitas 200 butir tahun 1969. Sambil menetaskan telur ayam ras yang mampu menutupi biaya kuliahnya, dia melakukan penelitian dan menulis buku tentang sejarah, kebudayaan, cerita rakyat dan novel, yang diterbitkan oleh badan Pembina Kesenian Daerah Riau. Minatnya kepada pembinaan Bahasa Indonesia sangatlah besar dan bukunya yang berjudul Menuju Bahasa Indonesia Baku ditulisnya sewaktu mengajar sebagai dosen luar biasa di IAIN (Sekarang UIN - Universitas Islam Negeri) Susqa Pekanbaru. Sejalan dengan itu, ikut pula dalam kegiatan teather dan telah menyelesaikan belasan naskah drama yang beberapa diantaranya meraih kemenangan dalam berbagai festifal.
Saat ini (tahun 1994) selain sebagai Kepala Kantor Deppen Kabupaten Kampar, juga giat melakukan penelitian kebudayaan yang ditugaskan oleh Pemda Tk. II Kabupaten Kampar, memimpin Sanggar Teater Dharma yang mengkoordinir pertunjukan kesenian di Bangkinang.
Selain dari menulis buku (9 diantarnya sudah diterbitkan), Umar Ahmad Tambusai juga menulis puisi, berbagai artikel, cerpen, yang dimuat antara lain dalam majalah Kartini, Senang, Mingguan Genta dan lain-lain.
Sebagai penggemar bonsai dan tanaman hias, perkarangan dan beranda rumahnya penuh dengan aneka bunga yang menurutnya memberinya kesegaran dalam berkarya.
- Penerbit -
Drs. H. Umar Ahmad Tambusai lahir di Sedinginan Kabutapet Bengkalis - Riau, 27 September 1943. Anak ke lima dari enam bersaudara putra pedangan karet yang merangkap lurah ini, semasa di SMP dan SMA mengambil jurusan pasti alam sebagai mata pelajaran yang sangat digemarinya. Namun gelar sarjananya adalah dari disiplin ilmu sosial politik.
Mulai menulis puisi, artikel dan cerpen sejak SMP di Bagansiapi-api, yang dimuat dalam majalah Penyadar dan Mimbar Taruna di Medan, serta terbitan lokal yang bernama Pewarta Kita.
Dengan bakat dan hobby yang beragam, menyebabkan perjalanan karirnya menjadi unik. Sambil bekerja sebagai karyawan Kantor Deppen di Pekanbaru sejak tahun 1964, dia berhasil menciptakan mesin penetas tenaga minyak tanah yang berkapasitas 200 butir tahun 1969. Sambil menetaskan telur ayam ras yang mampu menutupi biaya kuliahnya, dia melakukan penelitian dan menulis buku tentang sejarah, kebudayaan, cerita rakyat dan novel, yang diterbitkan oleh badan Pembina Kesenian Daerah Riau. Minatnya kepada pembinaan Bahasa Indonesia sangatlah besar dan bukunya yang berjudul Menuju Bahasa Indonesia Baku ditulisnya sewaktu mengajar sebagai dosen luar biasa di IAIN (Sekarang UIN - Universitas Islam Negeri) Susqa Pekanbaru. Sejalan dengan itu, ikut pula dalam kegiatan teather dan telah menyelesaikan belasan naskah drama yang beberapa diantaranya meraih kemenangan dalam berbagai festifal.
Saat ini (tahun 1994) selain sebagai Kepala Kantor Deppen Kabupaten Kampar, juga giat melakukan penelitian kebudayaan yang ditugaskan oleh Pemda Tk. II Kabupaten Kampar, memimpin Sanggar Teater Dharma yang mengkoordinir pertunjukan kesenian di Bangkinang.
Selain dari menulis buku (9 diantarnya sudah diterbitkan), Umar Ahmad Tambusai juga menulis puisi, berbagai artikel, cerpen, yang dimuat antara lain dalam majalah Kartini, Senang, Mingguan Genta dan lain-lain.
Sebagai penggemar bonsai dan tanaman hias, perkarangan dan beranda rumahnya penuh dengan aneka bunga yang menurutnya memberinya kesegaran dalam berkarya.
- Penerbit -


















